Pernyataan ini merespons pernyataan Ketua Harian KSPI Muhammad Rusdi. Ia sempat mengungkapkan harapan agar pihaknya mendapat jabatan jika Prabowo Subianto menjadi Presiden Indonesia.
Namun, Fadli menegaskan permintaan itu bukan hal resmi yang menjadi bagian kontrak politik dengan KSPI saat mendukung Prabowo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setahu saya tidak, membicarakan soal itu atau meminta tidak ada. Saudara Said Iqbal benar-benar di dalam itu tulus bersama pimpinan serikat pekerja lainnya yang punya pandangan yang sama," kata Fadli di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (3/5).
Fadli juga mengungkap bahwa Said sudah layak menjadi Menteri Tenaga Kerja sejak dua pemerintahan lalu. Alasannya, Said selalu membela kepentingan tenaga kerja, bisa memperbaiki kondisi tenaga kerja, menciptakan lapangan kerja, dan solusi yang sama-sama memenangkan pemegang kepetingan.
Sebelumnya, Rusdi juga berharap agar buruh ikut menjadi bagian di kabinet, misal menjadi Menaker dan Menteri Kesejahteraan. (eks)