Kelima anggota Polri terdiri dari empat anggota Detasemen Khusus 88/Antiteror Polri, yakni Inspektur Satu Yudi Rospuji Siswanto, Brigadir Fandy Setyo Nugroho, Brigadir Satu Syukron Fadhli, dan Brigadir Satu Wahyu Catur Pamungkas, serta seorang anggota yang berdinas di Polda Metro Jaya, Ajun Inspektur Dua Denny Setiadi.
Pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, satu per satu mobil ambulans membawa kelima jenazah anggota Korps Bhayangkara. Keluar pertama ambulans yang membawa Denny Setiadi sekitar pukul 18.10 WIB. Dari informasi jenazah Denny dibawa ke rumah duka di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, dua ambulans berturut-turut yang membawa masing-masing satu anggota Polri. Namun, belum diketahui pasti identitas jenazah yang dibawa di dalam dua mobil ambulans tersebut. Terlihat peti jenazah para anggota Polri ini ditutup bendera merah putih.
Kemudian mobil ambulans yang membawa jenazah Wahyu Catur bergerak sekitar pukul 18.25 WIB. Menurut sopir ambulans tersebut, jenazah langsung dibawa ke kampung halaman Catur di Kebumen, Jawa Tengah. Terlihat pihak keluarga mendampingi di mobil jenazah masing-masing.
"Jawa tengah wates. Iya, insya alloh di istirahatkan (dikebumikan) di sana," kata salah satu saudara Syukron, Gianto, di RS Polri.
Sebelumnya kelima anggota Polri yang tewas tersebut mendapat kenaikan pangkat luar biasa atau anumerta.