"Gunung Merapi mengalami letusan freatik pada pukul 7.32 WIB dengan tinggi kolom abu 5.500 m dari puncak. Letusan itu turut disertai suara gemuruh," tulis BNPB lewat keterangan tertulis, Jumat (11/5).
Lihat juga:BPBD Imbau Warga Tak Dekati Gunung Marapi |
Meski mengalami erupsi, BNPB memastikan status gunung Merapi masih berada di level 1 atau normal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Tiga Gunung Api Tunjukan Aktivitas Tinggi |
Sementara itu, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menjelaskan erupsi yang bersifat freatik (didominasi uap air) berlangsung satu kali dan tidak diikuti erupsi susulan.
Namun demikian, sempat teramati peningkatan suku kawah secara singkat pada pukul 06.00 WIB (sekitar 2 jam sebelum erupsi). Pasca erupsi, kegempaan tidak mengalami perubahan dan suhu kawah mengalami penurunan.