"Ini murni kesalahanpahaman masyarakat. Yang perlu kita lakukan sekarang, melakukan penyelidikan siapa yang melakukan penangkapan, apakah betul dari anggota atau yang mengaku anggota," kata Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo, Sabtu (12/05).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggota kepolisian di Polsek Bayah telah menjelaskan bahwa tidak ada penangkapan dan tidak ada tahanan bernama H.Anwar dan Gugun.
Foto: ANTARA FOTO/Asep FathulrahmanKapolda Banten Brigjen Listyo Sigit (kanan), di Serang, 2017. |
Warga kemudian melakukan perusakan terhadap gedung dan membakar sejumlah kendaraan dinas kepolisian, seperti mobil dan motor.
Listyo, yang merupakan mantan ajudan Presiden Jokowi, juga menyebut ada isu di kalangan warga bahwa Avanza hitam yang membawa dua warga itu menabrak warga yang menghalangi penangkapan hingga mengalami luka berat.
Massa yang mengamuk di Polsek Bayah kemudian reda saat H.Anwar dan Gugun datang ke kantor polisi yang dekat dengan Kabupaten Sukabumi ini untuk membuat laporan dugaan penculikan.
Listyo menyatakan bahwa kedua orang itu dibawa oleh kendaraan roda empat yang belum diketahui identitas pengemudinya. Mereka sebelumnya diturunkan di Desa Cikumpay, Kecamatan Bayah.
Jika benar yang melakukan penangkapan adalah anggota kepolisian, pihaknya berjanji akan memberikan tindakan tegas jika ada pelanggaran aturan. Namun, jika itu adalah orang yang mengaku-ngaku sebagai anggota Polri, maka tindakan pidana akan diberikan kepada pelaku.
"Yang kita lakukan sekarang meredam dan menjawab isu yang ada. Mereka sempat katanya akan dibawa ke Jakarta. Tapi itu semua masih kita dalami. Estimasi kerugian, masih ditaksir," ujarnya.
Kondisi terkini di Polsek Bayah, telah dipasangi garis polisi. Lokasi kejadian di jaga oleh 200 personil dari Polres Lebak, 100 anggota Polda Banten, 68 personil Brimob, 60 personil dari Bataliyon 320/Badak Putih dan 60 personil TNI dari Kodim Lebak.
Lihat juga:Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Banten |
Dia memastikan operasional Polsek Bayah akan kembali berjalan normal, pada Minggu (13/5). "Besok juga sudah beres," imbuhnya. (yan)
Foto: ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman