"Plotnya untuk mengganggu pemilu. Tapi kasus Mako Brimob jadi energi mereka gerak lebih cepat," ujar Harits Abu Ulya dalam keterangan tertulisnya yang diterima CNNIndonesia.com.
Pengamat terorisme lainnya, Al Chaidar, kepada CNN Indonesia TV juga menyatakan hal serupa bahwa rusuh di Mako Brimob yang menyebabkan lima aparat tewas juga merukan seruan jihad.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rentetan bom di Surabaya terjadi di tiga gereja berbeda di Surabaya, Minggu pagi ini.
Ledakan pertama terjadi di Gereja Santa Maria Tak Bercelah Ngagel pukul 07.30 WIB, kemudian di GKI Jalan Diponegoro pukul 07.35 WIB, dan Gereja Pantekosta Jalan Arjuna pukul 08.00 WIB.
Mencermati selisih waktu antara ledakan, Harits menyatakan serangan ini terorganisasi dengan baik
Kepolisian Daerah Jawa Timur mengkonfirmasi sebanyak delapan tewas, dan 38 lain luka-luka akibat ledakan bom di tiga gereja Surabaya.