"Bom yang masih aktif diledakkan di kendaraan tim jihandak. Semua masyarakat harus menjauh," ujar salah seorang anggota Tim Gegana di lokasi, seperti dikutip dari Antara, Minggu (13/5).
Pantauan di lokasi, petugas dari Tim Gegana memasukkan bahan peledak di kendaraan jihandak dan meledakkannya sehingga menimbulkan dentuman suara keras.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Bom di Surabaya, Jakarta Siaga Satu |
Sementara itu, ratusan warga sekitar masih memadati lokasi dan petugas dari kepolisian, Satpol PP dan Linmas Kota Surabaya terus mengimbau dan menghalau agar tidak mendekat di lokasi.
Bom meledak di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (14/5) sekitar pukul 07.00 WIB. Bom meledak pertama kali di Gereja Katolik Santa Maria, Ngaggel, Surabaya. Kemudian bom meledak di GKI Diponegoro. Terakhir bom meledak di Gereja Pantekosta.
Sejumlah orang meninggal dalam peristiwa itu. Berdasarkan data sementara, sembilan orang meninggal dan puluhan orang lainnya terluka.
Lihat juga:Bom di Surabaya, Jakarta Siaga Satu |