Dua Anak Korban Ledakan Rusunawa Wonocolo Dilarikan ke RS

Feri Agus Setyawan, CNN Indonesia | Senin, 14/05/2018 00:08 WIB
Dua Anak Korban Ledakan Rusunawa Wonocolo Dilarikan ke RS Suasana di Blok B Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (13/5). (CNN Indonesia/Feri Agus)
Sidoarjo, CNN Indonesia -- Dua anak dari Anton, korban ledakan dalam sebuah kamar di lantai 5 Blok B Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo, dilarikan ke rumah sakit tak lama setelah suara ledakan terdengar dari kamar itu.

"Infonya dua orang anak sudah dibawa ke rumah sakit. Terakhir ada Pak Anton," kata Pengurus Rusunawa Wonocolo, Lidia Susanti di lokasi, Minggu (13/5) malam.

Dari informasi yang dihimpun CNNIndonesia.com, kedua anak Anton yang diduga mendapat luka akibat ledakan itu masih duduk di kursi Sekolah Dasar (SD). Mereka berdua dibawa ke rumah sakit dengan menggunakan sebuah mobil sekitar pukul 21.30 WIB.

Lidia melanjutkan bahwa Anton tinggal di rusun bersama istri dan empat anaknya. Namun, Lidia tak mengetahui secara pasti keberadaan istri dan dua anak Anton lainnya. Anak tertua Anton, lanjutnya, berusia sekitar 20 tahun.

Ia mengatakan pasangan suami istri itu tergolong orang yang tertutup terhadap tetangga lain di Rusunawa. Dia menyebut hanya berkomunikasi dengan Anton dan istrinya saat membayar sewa kamar, air, dan listrik

"Iya tertutup, ngobrol sekedar bayar tagihan sewa kamar, listri, dan air," kata dia.

Pantauan CNNIndonesia.com di Rusunawa Wonocolo, Tim Gegana telah tiba di lokasi sejak beberapa jam lalu. Tim Gegana tampak berada di sekitar Blok 5 Rusunawa Wonocolo.

Pihak kepolisian pun telah memasang garis polisi agar masyarakat sekitar tak mendekat ke lokasi. Ratusan warga turut memadati kompleks Rusunawa Wonocolo sampai ke jalan di sekitar lokasi.

Saat dilakukan penyisiran terdengar sekitar 6 kali suara ledakan secara beruntun. Belum diketahui secara pasti sumber ledakan tersebut. Satu unit ambulans juga telah tiba di lokasi.


(arh/arh)