Setyo menjelaskan para terduga tergabung dalam kelompok Negara Islam Indonesia (NII) yang berbaiat dengan ISIS cabang Dumai.
Setyo menjelaskan terduga teroris pertama bernama Mursalim alias Ical alias Pak Ngah (42). Setyo mengatakan sehari-harinya Mursalim pengangguran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terduga ketiga bernama Adi Sufiyan (26). Setyo mengatakan sehari hari ia merupakan pengusaha toge. Adi beralamat di Jalan Pendowo gang Mekar RT 06 Kelruahan Bukit Batrem I, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai.
Di sisi lain satu terduga teroris lain yang ditangkap hidup-hidup masih dalam proses pendalaman. Terduga ini diduga berperan mengendarai mobil yang kemudian menabrak Ipda Auzar hingga tewas.
"Satu yang ditangkap belum diketahui masih pendalaman," kata Setyo.