Teror di Mapolda Riau, Moeldoko Sebut Pentingnya Peran TNI

Priska Sari Pratiwi, CNN Indonesia | Rabu, 16/05/2018 15:27 WIB
Teror di Mapolda Riau, Moeldoko Sebut Pentingnya Peran TNI Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan pentingnya keterlibatan TNI menyusul rentetan aksi teror yang terjadi di Surabaya dan Mapolda Riau pagi tadi. (Foto: ANTARA FOTO/FB Anggoro)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan pentingnya keterlibatan TNI menyusul rentetan aksi teror yang terjadi di Surabaya dan Mapolda Riau pagi tadi. Moeldoko menyebut kondisi kerawanan saat ini telah mencapai tingkat medium atau sedang.

"Kalau spektrumnya sudah menuju medium sampai high intensitasnya (perlu dilibatkan). Ini sudah medium," ujar Moeldoko saat ditemui di kantor wakil presiden, Jakarta, Rabu (16/5).

Moeldoko sebelumnya juga telah melontarkan wacana pelibatan pasukan Koopsusgab TNI untuk memberantas terorisme di Indonesia. Menurutnya, pasukan ini perlu dihidupkan kembali karena persoalan terorisme masuk dalam ranah ancaman yang faktual.



Koopsusgab TNI ini sejatinya telah dibentuk Moeldoko saat masih menjabat sebagai Panglima TNI pada 2015. Tim ini adalah gabungan pasukan elite dari tiga matra TNI, yaknk Sat-81 TNI AD, Denjaka TNI AL, dan Satbravo-90 TNI AU.

Pelibatan TNI dalam pemberantasan terorisme saat ini juga tengah dibahas dalam revisi Rancangan Undang-undang (RUU) soal terorisme di DPR. Pihaknya saat ini masih menunggu pengesahan RUU tersebut oleh DPR.

"Kami masih tunggu akhir Mei ini. Saya yakin sudah oke," katanya.

Diketahui, Mapolda Riau diserang oleh terduga teroris pada pukul 09.00 WIB, namun akhirnya berhasil dilumpuhkan. Walaupun demikian, terdapat korban tewas dari anggota kepolisian dan luka-luka di kalangan petugas hingga wartawan.

Presiden Jokowi sebelumnya menyatakan dirinya akan menerbitkan Perppu Antiterorisme pada Juni jika revisi undang-undang Antiterorisme tak kunjung disahkan oleh DPR. (asa)