Kapolres Bogor Ajun Komisaris Besar AM Dicky Pastika Gading mengatakan Frank terganggu oleh suara tadarus dan mengaji warga di musala yang berada tepat depan tempat tinggalnya kemarin.
Ia kemudian menegur salah satu pengurus musala, Andi Syafei. Sempat terjadi adu mulut antara keduanya. Video adu mulut Frank dan Andi tersebar di media sosial.
Warga kemudian melaporkan hal ini ke Polsek Ciampea.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses musyawarah dan mufakat ini juga didampingi oleh bintara pembina desa (Babinsa) dan bintara pembinanaan dan keamanan ketertiban masyarakat (Babinkamtibmas).
"Frank menyadari akan kesalahan yang diperbuatnya karena telah emosi," kata Dicky.
Menurut Dicky, Frank mengakui kesalahannya yang tidak sopan kepada Ustaz Adi Syafei saat mendengar tadarus dari rumahnya. Frank menyebut dirinya tak tau jika kegiatan tadarus dan mengaji merupakan kegiatan umat Islam.
Frank tinggal di Ciampea karena menikah dengan warga setempat bernama Asmini. Frank, kata Dicky, berdasarkan penuturan istrinya, selama ini memang kerap bertindak emosional. (sur)