PA 212: Cebong-cebong Panik Lihat Foto Rizieq-Amien Rais

DZA, CNN Indonesia | Selasa, 05/06/2018 18:40 WIB
PA 212: Cebong-cebong Panik Lihat Foto Rizieq-Amien Rais PA 212 akan ambil tindakan hukum terkait aksi Instagram yang hapus foto Prabowo-Rizieq-Amien Rais. (CNN Indonesia/Bintoro Agung Sugiharto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif menuding hilangnya foto pertemuan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Majelis PAN Amien Rais di Mekkah, Arab Saudi dari akun instagram merupakan bentuk ketakutan aksi para cebong yang ketakutan.

Istilah cebong selama ini sering diidentikkan dengan pendukung Presiden Joko Widodo di media sosial.

"Kita beranggapan bahwa ini bagian dari mereka yang panik, mereka yang ketakutan. Cebong-cebong yang sangat khawatir sehingga foto Pak Amien Rais dengan Habib Rizieq mereka anggap membahayakan di pertarungan politik 2019," kata Slamet di Kantor Persaudaraan Alumni 212, Selasa (5/6).



Selain itu, Slamet mengingatkan kepada semua pihak untuk bertarung dalam tahun politik secara adil dan tidak bermain dengan curang. Aksi penghapusan foto di media sosial, kata dia, merupakan aksi curang yang dilakukan lawan politik.

Saat ini tim hukum dari Persaudaraan Alumni 212 sedang memproses dan mempelajari pihak yang menghapus foto ketiga tokoh tersebut dan akan dilaporkan ke Mahkamah Internasional.

Adapun dasar pelaporan yang akan diajukan adalah ada unsur pelanggaran hak asasi seseorang dalam mengunggah gambar atau foto di media sosial.

"Temen-temen hukum sedang mematangkan (ke Mahkamah Internasional). Pak Damar Lubis juga sedang menggarap dari tim pelaporan akan dilayangkan. Dasarnya melanggar hak setiap orang untuk berposting mengirimkan gambar di media sosial," kata Slamet.


Selain Instagram, pihaknya juga sedang menyiapkan gugatan hukum kepada Facebook ke Mahkamah Internasional karena telah memblokir akun Habib Rizieq tanpa alasan yang jelas. Hingga saat ini pihak Facebook Indonesia diklaim Slamet belum mau terbuka soal pemblokiran itu.

"Kami sesalkan Facebook belum buka pintu. Kami ingin duduk bersama. Sebelum melaporkan ke Mahkamah Internasional, masih ada ruang buat diskusi," kata Slamet. 


Foto pertemuan Prabowo, Amien Rais dan Rizieq Shihab diunggah di akun Instagram amienraisofficial. Lantas, foto tersebut tiba-tiba dihapus dengan pernyataan telah melanggar Pedoman Komunitas Instagram.

Upaya melapor ke Mahkamah Internasional juga pernah dilakukan oleh kuasa hukum aktivis yang diduga melakukan makar pada 2 Desember 2016 lalu. Aktivis yang turut melapor di antaranya Ahmad Dhani, Kivlan Zein, Ratna Sarumpaet, Sri Bintang Pamungkas dan Rachmawati Soekarnoputri.

Mereka melaporkan Kapolri Tito Karnavian dan Kapolda Metro Jaya M Irawan ke Mahkamah Internasional karena dituduh melanggar HAM. Namun kala itu, Kadiv Humas Polri Martinus Sitompul menegaskan Mahkamah Internasional hanya menggelar kasus genosida dan pelanggaran HAM berat saja. (DAL/DAL)