Menurut dia, frekuensi pemudik dengan kendaraan roda dua yang melintasi Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang, pada Senin (11/6), mencapai 3.000 motor per jam.
Jalan ini menjadi pilihan pemudik yang menggunakan roda dua karena terhubung dengan Bekasi untuk kemudian menuju ke Karawang dan jalur Pantai Utara (Pantura).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, para pemudik bermotor memilih berangkat pada malam hari karena cuaca lebih bersahabat.
Sepeda motor pemudik diangkut menggunakan bus di Palu, Sulawesi Tengah, Senin (11/6). (ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah) |
"Tambahan penyangga barang di belakang jok, selama enggak menggangu tidak apa-apa. Dan barangnya paling hanya seukuran kardus kecil. Lebih dari itu, kami ingatkan," kata dia.
Jakarta Lengang
Terkait dengan arus mudik tahun ini, sejumlah ruas jalan di ibu kota pada H-3 Hari Raya mulai lengang. Jumlah kendaraan yang melintas di beberapa jalan utama Jakarta nampak berkurang signifikan.
Kondisi serupa juga terdapat di sepanjang Jalan Raya Lenteng Agung hingga Pasar Minggu. Hanya saja, masih ada beberapa titik macet di sana, terutama di dekat Pasar Lenteng Agung dan Pasar Minggu akibat pasar tumpah.
Sementara, wilayah Jakarta Timur pun tak kalah lengang. Ruas-ruas jalan di Cibubur dan Ciracas, misalnya, dapat dilalui tanpa hambatan berarti.
"Dari tadi pagi narik baru dapat Rp60 ribu nih, sudah pada mudik sih makanya sepi banget," ujar pengemudi ojek daring, Adi (30), di Cibubur, Selasa (12/6).
Sepeda motor pemudik diangkut menggunakan bus di Palu, Sulawesi Tengah, Senin (11/6). (