Sandi berkata nama Anies muncul bersama politisi senior PAN Amien Rais dalam survei internal yang dilakukan Partai Gerindra.
"Ya, pak Anies, pak Amien, semua masuk ada dalam survei," kata Sandi saat ditemui usai buka puasa bersama di rumah dinasnya di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (12/6) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Sandi tak mau menyebut siapa yang paling berpeluang di antara Anies dan Amien untuk maju bersama Prabowo di gelaran tahun depan.
Nama Anies sering disebut cocok untuk mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 di beberapa survei.
Begitu pun pada survei Indikator Politik di Jawa Barat pada 5-13 Maret 2018 dan Jawa Tengah 12-21 Maret 2018. Anies merengkuh 15,1 persen di atas AHY 10,8 persen, Gatot Nurmantyo 10,1 persen, dan tiga belas nama lainnya.
Di sisi lain, Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi sempat meminta Gubernur Anies Baswedan untuk fokus melunasi janji-janji kampanye ketimbang memikirkan Pilpres 2019.
Sedikit berseberangan, Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Gerindra Muhammad Taufik menyampaikan tak masalah jika Anies meninggalkan kursi Gubernur untuk maju di Pilpres 2019.
"Enggak apa-apa, kemarin pak Jokowi saja kemarin enggak apa-apa. Masa kalau pak Anies maju kalian ribut?," ujar Taufik saat ditemui usai buka puasa bersama di rumah dinas Sandi di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (12/6) malam. (wis)