Sikap Ketum Partai soal Cawapres Jokowi Disebut Masih Cair

Tiara Sutari, CNN Indonesia | Sabtu, 16/06/2018 06:36 WIB
Sikap Ketum Partai soal Cawapres Jokowi Disebut Masih Cair Presiden Joko Widodo menghadiri buka puasa bersama Partai Golkar. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan sikap ketua umum partai koalisi pendukung pemerintah soal calon wakil presiden Joko Widodo masih cair.

Airlangga mengungkapkan hal itu menanggapi pertemuan antara Joko Widodo dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, Selasa (12/6).

"Sejauh ini belum ada [Cawapres], tapi antara ketum partai dengan partai lain dengan presiden, dengan Megawati cukup cair," katanya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (16/6).


Kata Airlangga, Jokowi tak hanya bertemu Megawati tapi juga kerap bertemu dengan Ketua Umum Parpol pendukung lain.

"Selain dengan ‎Mega beliau juga bertemu dengan ketua umum lain," kata Airlangga di kediaman Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).
Dikatakan Airlangga, pertemuan para ketua umum partai pengusung dengan Jokowi hanya sebatas membicarakan perhelatan Pilkada serentak yang akan digelar pada 27 Juni mendatang dan belum mengerucut pada nama cawapres.

Selain itu, pertemuan antara Jokowi dengan Ketua Umum Partai Politik juiga kerap membicarakan agenda-agenda politik lain yang juga akan dihelat ke depan.

"Tentunya kalau lihat ke depan banyak agenda nasional yang harus disinergikan," katanya.

Airlangga menegaskan sosok pendamping Jokowi di perhelatan Pilpres 2019 belum diputuskan. Semuanya masih dalam tahap pembicaraan antara Jokowi dan juga ketua umum partai politik pengusung.

"Sekarang fokus dulu yang di depan mata, Pilkada serentak," kata dia.

Pertemuan Jokowi-Megawati di Istana Batu tulis disebut-sebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya, yakni sebelum Jokowi resmi diusung PDIP sebagai capres dalam Rapat Kerja Nasional di Bali, Februari 2018.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan dalam pertemuan tersebut, Megawati berpesan kepada Jokowi agar segala sesuatunya, termasuk penentuan cawapres, dilakukan dengan pertimbangan matang.

Megawati berpesan kepada Jokowi untuk terus melakukan kontemplasi agar benar-benar memahami aspirasi rakyat Indonesia, sambil memohon petunjuk dari Tuhan Yang Maha Kuasa.
(ugo/ugo)