Pengamat Komunikasi Politik Universitas Airlangga (Unair) Suko Widodo menerangkan debat kali ini bakal banyak berbicara soal Sumber Daya Manusia (SDM) di Jawa Timur yang berperan penting dalam keberhasilan suatu pelayanan publik.
"Aparatur negara yang jadi sorotan fokus di Jawa Timur. Secara konsep perkara pelayanan publik sangat terkait dengan kualitas SDM," kata Suko kepada CNNIndonesia.com, Jumat (22/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suko mengatakan bahwa calon kepala daerah harus putar otak membenahi kualitas aparatur jika ingin memiliki tata kelola pemerintahan yang baik. Sebab, seiring berjalannya waktu aparatur sipil negara semakin banyak dihadapkan dengan tuntutan publik.
"Disorot juga menyangkut hubungan dengan pemerintah pusat dan daerah. Mungkin soal posisi Gubernur, Bupati, dan posisi politisnya," katanya.
Ada empat panelis dari akademisi yang direncanakan hadir dalam debat kali ini, yaitu Biyanto dari UIN Sunan Ampel Surabaya, Dian Fericha dari IAIN Tulungagung, Andy F Wijaya dari Universitas Brawijaya Malang, dan Kris Nugroho dari Universitas Airlangga Surabaya.
Acara kali ini adalah debat terakhir yang diselenggarakan KPU untuk memberikan wadah kepada masyarakat mendalami kemampuan masing-masing calon.
Pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno akan bertarung dengan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak dalam pemilihan gubernur Jawa Timur, 27 Juni mendatang. (has)