Polisi Tembak Mati Terduga Teroris di Depok

CTR, CNN Indonesia | Sabtu, 23/06/2018 14:43 WIB
Polisi menembak mati terduga teroris di jalan Tole Iskandar, Sukmajaya, Depok. Terduga teroris itu diduga akan melakukan aksi pada Pilkada Serentak 2018. Dua petugas polisi berjaga di depan garis polisi saat penggerebekan teroris. (Ilustrasi/CNN Indonesia/Kurniawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi menembak terduga teroris di Jalan Tole Iskandar, Sukmajaya, Depok, Sabtu (23/6) sekitar pukul 07.00 WIB.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen M Iqbal mengatakan dua terduga teroris yang ditembak berinisial AA dan AZ. Diduga, keduanya akan melakukan aksi saat pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak 2018 di Jawa Barat, 27 Juni 2018.

"Dalam proses penyergapan AA dan AZ melakukan perlawanan dengan menyerang petugas sehingga dilumpuhkan petugas yang menyebabkan tersangka meninggal dunia," kata Iqbal lewat pesan singkat yang diterima CNNIndonesia.com.


Iqbal mengatakan penangkapan terhadap AA dan AZ dilakukan pada saat keduanya melintas dengan sepeda motor di Jalan Tole Iskandar, Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat.
Saat ini, jenazah kedua tersangka dibawa ke RS Polri Kramatjati, Jakarta timur.

Menurut Iqbal AA dan AZ diduga merupakan anggota kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD). "Diduga mengetahui perencanaan amaliyah dalam pelaksanaan pilkada Jabar 2018," katanya.

Kedua terduga teroris, kata Iqbal, juga pernah mengikuti pelatihan semimiliter di Gunung Gede pada tahun 2014 bersama tokoh ISIS asal Indonesia Bahrumsyah.

Sementara itu, sejumlah warga yang berada di lokasi penembakan enggan berkomentar mengenai penembakan tersebut.

Sejumlah polisi berpakaian sipil masih berjaga di sekitar lokasi kejadian.
(ugo/ugo)