Ketua Gerindra Lampung Akui Terima Rp1,5 Miliar dari Cagub

Feri Agus, CNN Indonesia | Senin, 25/06/2018 19:36 WIB
Ketua Gerindra Lampung Akui Terima Rp1,5 Miliar dari Cagub Ilustrasi uang suap. (Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua DPD Partai Gerindra Lampung Gunadi Ibrahim mengaku menerima uang sebesar Rp1,5 miliar dari Bupati nonaktif Lampung Tengah Mustafa. Gunadi mengklaim uang tersebut merupakan bantuan dari Mustafa.

Menurut Gunadi, uang Rp1,5 miliar itu diterima dari Mustafa lewat anggota DPRD Lampung Tengah dari Fraksi Gerindra Zainuddin.

"(Saya sampaikan) Din cari uang, tolong tanyakan bantuan adinda Mustafa kepada saya. Itu saja yang saya sampaikan yang mulai," kata Gunadi saat bersaksi untuk terdakwa Mustafa, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (25/6).



Gunadi mengatakan uang tersebut dirinya terima pada sekitar akhir 2017. Ia mengaku lupa waktu pasti penerimaan uang itu. Setelah uang diterima, Gunadi lantas meminta Zainuddin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Mustafa, yang kini maju sebagai calon gubernur Lampung.

"Saya sampaikan ke Zainuddin, sampaikan terima kasih saya (ke Mustafa). Karena mau ketemu bupati repot, banyak kerjaan," ujarnya.

Gunadi membantah uang tersebut terkait dengan persetujuan DPRD Lampung Tengah terkait pengajuan pinjaman dana daerah oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah sebesar Rp300 miliar kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Bantah Memerintahkan

Menurut Gunadi, dirinya tak pernah memerintahkan kader Gerindra yang duduk di DPRD Lampung Tengah untuk menolak persetujuan pinjaman dana daerah kepada PT SMI bila tak ada uang pelicin dari Mustafa.

"Yang Mulia saya tidak pernah perintahkan. Saya menyerahkan sepenuhnya pada mereka (kader Gerindra di DPRD Lampung Tengah)," ujarnya.


"Saya itu meminta saudara Zainuddin untuk menyanyakan bantuan Pak Mustafa kepada saya. Jadi tidak ada (kaitan dengan persetujuan pinjaman daerah)," kata Gunadi.

Meskipun tak terkait perkara Mustafa, Gunadi telah menyerahkan uang Rp1,5 miliar itu kepada penyidik KPK. Menurut mantan anggota DPR itu, dirinya mengembalikan uang kepada penyidik KPK lantaran diperiksa sebagai saksi untuk Mustafa

"Kan waktu itu dipanggil," kata dia singkat.


Namun, Mustafa membantah keterangan Gunadi. Ia mengaku tak mengetahui ada uang sebesar Rp1,5 miliar tersebut karena tak pernah membicarakan soal uang.

"Saya enggak tahu Yang Mulia, karena saya enggak pernah bicara apapun dengan saudara saksi," kata Mustafa menanggapi kesaksian Gunadi.

Menurutnya, dirinya sudah tak pernah berkomunikasi dengan Gunadi sejak perhelatan bupati Lampung Tengah pada 2015. (asa)