Eks Gubernur Kalbar Cornelis Kembali Dilaporkan ke Bareskrim

Martahan Sohuturon, CNN Indonesia | Rabu, 04/07/2018 20:36 WIB
Eks Gubernur Kalbar Cornelis Kembali Dilaporkan ke Bareskrim Koordinator Pelaporan Bela Islam (KORLABI) melaporkan eks mantan Gubernur Kalbar Cornelis. (CNN Indonesia/Martahan Sohuturon)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Koordinator Pelaporan Bela Islam (KORLABI), Soni Pradhana Putra, melaporkan mantan Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis, atas dugaan tindak pidana ujaran kebencian ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Pelaporan ini berawal dari isi pidato Cornelis yang sempat viral di media sosial.

Menurut Soni, dalam pidatonya Cornelis menyebut suku melayu dan Islam merupakan penjajah yang paling lama di Indonesia. Bahkan, lanjutnya, Cornelis ikut menyamakan etnis dan agama itu dengan pemerintah kolonial Hindia-Belanda.

"Alhamdulillah laporan kami sudah diterima," ujar Soni di kantor sementara Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (4/7).



Soni tidak merinci waktu pidato itu disampaikan Cornelis. Dia hanya mengaku memperoleh video tersebut dari seorang teman di Kalimantan Barat.

"Kira-kira awal Juni. Dia (Cornerlis) berpidato dalam suatu forum," kata Soni.

Dalam laporannya, Soni membawa barang bukti berupa video Cornelis saat berpidato dan beberapa pemberitaan mengenai pidato tersebut. Soni pun berharap agar Bareskrim segera memproses laporannya hingga tuntas.

"Kami tuntut yang bersangkutan agar ditahan, dipidana," ucap Soni.


Laporan Soni diterima dengan nomor LP/B/814/VII/2018/Bareskrim, 4 Juli 2018. Cornelis diduga melanggar Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 28 juncto Pasal 156 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Pada 26 Juni lalu, Ketua Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Rahmat Himran juga melaporkan Cornelis ke Bareskrim. Namun, isi laporan bernomor LP/B/780/VI2018/BARESKRIM soal dugaan penistaan agama. Buktinya pun sama yakni rekaman video pidato Cornelis yang menyinggung soal Islam dan etnis Melayu. Cornelis merupakan ayah dari Bupati Landak, Karolin Margret Natasa. (ayp)