Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan mengatakan terjadinya pendarahan tersebut diketahui usai dilakukan autopsi terhadap S. Perempuan yang ditembak di hadapan anak dan suaminya itu meninggal ketika menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
"Hasil otopsi ada luka tembak di dada kanan tembus ke paru-paru yang mengakibatkan pendarahan di korban dan mengakibatkan meninggal dunia," ujarnya saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (5/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang tim masih di lapangan cari pelaku," tuturnya.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan dua pelaku tersebut menggunakan senjata api rakitan saat menembak S. Senjata api tersebut ditemuka di lokasi kejadian.
"Senjatanya rakitan ya," ucapnya di Mapolda Metro Jaya.
Tidak hanya ditembak, S juga tewas karena luka tusuk di bagian perutnya. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.00 WIB tersebut pun sempat ramai di media sosial.
Saat itu suami S sedang membeli pulsa di salah satu tempat penjualan pulsa sedangkan S sedang bersama dengan anaknya menunggu motor yang telah diparkir.
Tak lama kemudian datanglah dua orang pelaku menggunakan motor. Seorang pelaku turun dan hendak mengambil motor milik S, tapi hal itu dilihat oleh S yang kemudian menarik kendaraannya. Saling tarik menarik motor pun sempat terjadi.
Tak lama kemudian, S ditembak oleh pelaku dan terkena di dada. Tak cukup sampai disitu, pelaku pun menusuk S dengan pisau.