Korsleting Listrik dan Gas Bocor Picu Ledakan di Grand Wijaya

Gloria Safira Taylor, CNN Indonesia | Kamis, 12/07/2018 17:38 WIB
Korsleting Listrik dan Gas Bocor Picu Ledakan di Grand Wijaya Ledakan di Ruko Grand Wijaya Center. (CNN Indonesia/Gloria Safira Taylor)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kapolres Jakarta Selatan Komisaris Besar Indra Jafar menduga pemicu ledakan di Grand Wijaya Center, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan disebabkan karena kebocoran gas 12 kilogram di salah satu ruko. Gas yang bocor tersebut tersambar api yang berasal dari korsleting listrik.

Tabung gas tersebut, kata Indra diduga sudah cukup lama mengalami kebocoran di lantai satu ruko tersebut.

"Kebocoran itu yang terakumulasi mungkin sudah cukup lama terakumulasi, kemudian dipicu dengan percikan api yang mungkin itu asalnya apakah dari otomatis saklar yang ada di dalam sehingga muncul api dan itu yang menjadi pemicu sehingga terjadi ledakan," ujarnya di lokasi, Kamis (12/7).


Kepala Bidang Balistik dan Metalurgi Forensik Puslabfor Bareskrim Mabes Polri Kombes Ulung Kanjaya mengatakan kebocoran berasal dari sambungan antara regulator dengan kompor. Isi dari tabung gas tersebut kemudian menyebar dan mengisi satu ruangan dapur itu.
Selain itu dapur tersebut juga tidak memiliki ventilasi sehingga ruangan tersebut telah dipenuhi oleh bocoran gas.

"Penyebab ledakan di sini adalah akibat adanya kebocoran gas bukan dari tabung, itu dari sambungan antara regulator dengan kompornya. Jadi kalau ada sumber listrik itu bahaya dan bisa menyebabkan ledakan," tuturnya.

Ledakan di ruko yang penyedia jasa konsultan properti tersebut merusak 11 bangunan. Dua pedagang kopi terluka dalam kejadian ledakan tersebut.

Sementara itu polisi telah memeriksa lima orang, tiga diantaranya adalah pekerja di ruko tersebut yang selamat karena berada di lantai empat ruko tersebut.

Puslabfor juga mengambil tabung gas dan kompor yang berada di lokasi tersebut.

(ugo/ugo)