Kesulitan Dana, LBH Pers Galang Bantuan Masyarakat

Kustin Ayuwuragil, CNN Indonesia | Kamis, 12/07/2018 23:52 WIB
Kesulitan Dana, LBH Pers Galang Bantuan Masyarakat Akibat kesulitan dana operasional untuk menjalankan kegiatannya, LBH Pers mengetuk hati masyarakat untuk memberikan bantuan. (Ilustrasi/ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lembaga Bantuan Hukum Pers (LBH Pers) Jakarta menggelar penggalangan dana dengan bantuan situs daring.

Dalam laman situs KitaBisa.com diterangkan LBH ini sedang terhuyung-huyung kondisi finansialnya sehingga membutuhkan partisipasi masyarakat dalam melanjutkan advokasi hukum bagi para pekerja media.


Farida Indriastuti, anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) yang menginisiasi penggalangan tersebut, menerangkan LBH Pers membutuhkan dana operasional setidaknya untuk satu tahun. Hingga berita ini ditulis, dana yang dibutuhkan seperti yang tertulis di KitaBisa.com sebesar Rp200 juta rupiah.


Namun dia menampik bahwa LBH pers akan ditutup meski dalam posternya tertulis LBH terancam ditutup tanpa pendanaan yang cukup.

"Bukan ditutup. Tapi masih berusaha menggalang dana publik. LBH Pers enggak ditutup karena masih dibutuhkan untuk advokasi para pekerja media," ujarnya saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (12/7).

Ade Wahyudi, staf riset dan jaringan LBH Pers, membenarkan pihaknya tengah kesulitan dalam finansial. Alasannya karena beberapa donatur menilai Indonesia telah memiliki kebebasan pers cukup baik sehingga mengalihkan dana ke tempat lain.

"Selain itu juga, LBH Pers selama ini melakukan kegiatan bantuan hukum secara cuma-cuma kepada jurnalis maupun pekerja media. Sehingga pemasukan keuangan untuk menjalankan organisasi sangat terbatas," tambahnya.


Selain itu, Nawawi Bahrudin dari LBH Pers menjelaskan kesulitan biaya operasional ini sudah dialami lembaganya sejak 4 tahun lalu. Selain itu, kesulitan itu terjadi karena beberapa lembaga donor program kebebasan media yang menyokong pun ada yang tutup.

"Maka dukungan publik termasuk dari perusahaan pers jadi salah satu opsi. Ada beberapa opsi, tapi sementara kita lihat bagaimana publik menilai peran LBH Pers. Saya yakin masih dianggap penting, sehingga akan ada dukungan berlangsungnya eksistensi LBH Pers," lanjut Nawawi saat ditanya langkah alternatif lain pencarian dana operasional.

Hingga kini, sebanyak 17 orang donatur telah mengumpulkan setidaknya lebih dari Rp4,4 juta rupiah. Masih ada 80 hari lagi untuk mengumpulkan dana operasional untuk eksistensi LBH Pers.

(kid/kid)