"Bukan anomali sebetulnya. Noken itu yang bisa saja kemudian membuat partisipasi terlihat besar," tutur Ilham di kantor KPU, Jakarta, Jumat (13/7).
Sistem noken sendiri adalah pola pemungutan suara khusus yang dilakukan di Papua. Dalam sistem noken, kepala suku mewakili seluruh anggota sukunya dalam memilih calon kepala daerah. Dengan kata lain, secara kolektif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Noken juga mempengaruhi jumlah partisipasi. Noken itu kan kolektif. Kepala suku bilang ini, satu TPS milih dia semua.
KPU memasang target 77 persen, sedangkan partipasi pemilih di Papua lebih dari itu.
Pemungutan suara pilgub Papua sempat ditunda di daerah Paniai dan Nduga. Penundaan di Paniai akibat logistik pemilu yang terlambat sampai ke tempat pemungutan suara (TPS) pada pemungutan suara 27 Juni lalu. Sementara penundaan di Nduga, berkaitan dengan adanya kontak senjata antara aparat keamanan dan kelompok bersenjata.
Hasil pilgub Papua sendiri memenangkan pasangan petahana Lukas Enembe-Klemen Tinal. (ayp)