Sejumlah relawan nampak membantu mengatur arus lalu lintas dan mengalihkan arus lalu lintas ke jalan-jalan alternatif.
Mengutip Antara, sejumlah petugas masih berjaga di sekitar lokasi baku tembak. Jalan Kaliurang Km 9,3 sampai Km 9,5 pun hingga saat ini masih ditutup. Garis polisi juga melintang di jalan tersebut. Terlihat pula satu mobil ambulans di lokasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penangkapan ini dilakukan oleh Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri bekerja sama dengan Satgas Antikejahatan yang dibentuk Polda DIY," kata Yulianto.
Sejumlah mobil Gegana serta mobil penjinak bom juga tampak mendatangi lokasi kejadian baku tembak di Jalan Kaliurang KM 9,5 Ngaglik.
Sementara, Kepala Desa Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, Herjuno Wiwoho mengaku hingga saat ini belum mendapatkan penjelasan dari kepolisian terkait peristiwa di wilayahnya tersebut.
Herjuno mengaku menyaksikan dua orang terkapar saat baku tembak yang terjadi pada pukul 17.30 WIB.
"Saya belum tahu kondisi dua orang itu," kata Herjuno.