Keluarga Lalu Zohri Tak Pernah Menolak Renovasi Rumah

Titi Fajriyah, CNN Indonesia | Senin, 16/07/2018 04:38 WIB
Keluarga Lalu Zohri Tak Pernah Menolak Renovasi Rumah Rumah juara dunia lari Lalu Muhammad Zohri di NTB mulai direnovasi oleh sejumlah personel TNI, Sabtu (14/7). (Dok. Puspen TNI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kakak kandung Lalu Muhammad Zohri, Baiq Fazila, menyangkal jika keluarganya menolak bantuan renovasi rumah mereka di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pihaknya hanya meminta renovasi yang dilakukan tidak mengubah bentuk dasar bangunan yang merupakan warisan peninggalan mendiang ayahnya itu.

"Tidak ada penolakan. Kami minta renovasinya tetap dari papan, bukan batu. Atapnya juga genteng biasa saja. Pokoknya seperti semula, hanya ditambah ada kamar mandinya di dalam karena sebelumnya tidak ada kamar mandi. Ada dapurnya, ruang tamunya juga ditambah, dikasih keramik sedikit," kata Baiq melalui sambungan telepon kepada CNNIndonesia.com, Minggu (15/7).


Sebelumnya, Lalu Zohri mendapatkan banyak apresiasi dari berbagai pihak setelah mencatatkan sejarah menjadi juara dunia atletik U-20 nomor lari 100 meter pada kejuaraan di Tempere, Finlandia.

Baiq Fazilah (29), kakak kandung Lalu Muhammad Zohri, dan medali-medali adiknya.Baiq Fazilah (29), kakak kandung Lalu Muhammad Zohri, dan medali-medali adiknya. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
Presiden Joko Widodo kemudian memerintahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Men PUPR) Basuki Hadimuljono untuk merenovasi rumah Zohri.

Kondisi rumah Lalu Zohri cukup memprihatinkan. Rumahnya terbuat dari papan yang telah usang, genteng sudah lapuk, lantai yang hanya dilapisi peluran semen tanpa keramik. Sempat tersiar kabar Lalu Zohri menolak rumahnya direnovasi.

Juara dunia lari 100 meter putra U-20 Lalu Muhammad Zohri.Juara dunia lari 100 meter putra U-20 Lalu Muhammad Zohri. (Lehtikuva/Kalle Parkkinen via REUTERS)
Baiq melanjutkan, pihaknya tak bermaksud tak menghargai bantuan-bantuan itu. Ia hanya tidak ingin menghilangkan rumah yang menjadi peninggalan dari orang tuannya.

"Biar rumah ini jadi sejarah, biar ada kenang-kenangannya. Itu kan rumah peninggalan almarhum Bapak," ungkapnya.



Rencananya, renovasi rumah yang sudah dimulai sejak, Sabtu (14/7) itu tidak memakan waktu yang lama. Namun, Baiq tidak tahu persis jadwal penyelesaiannya. Selain dilakukan perbaikan, rumah itu pun akan ditambah perabotannya.

"Isinya juga ditambah. Tempat tidur, perlengkapan dapur. Pokoknya lengkap," sebutnya.



Rencananya, kedatangan Lalu Zohri di Jakarta bakal disambut Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dan Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) di Bandara Soekarno Hatta, Selasa (17/7) malam. Selain itu, keluarga Zohri di Lombok juga akan menyambut kehadiran sang juara dunia.

(arh/nva)