Demokrat Doakan TGB Jadi Cawapres Jokowi

Joko Panji Sasongko, CNN Indonesia | Senin, 23/07/2018 22:25 WIB
Demokrat Doakan TGB Jadi Cawapres Jokowi Muhammad Zainul Majdi alias TGB didoakan oleh Demokrat menjadi cawapres Jokowi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Rachlad Nashidik mewakili partainya menyampaikan terima kasih kepada Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) yang hari ini resmi mundur sebagai kader Demokrat.

Rachland menyebut partainya meyakini TGB figur yang pantas mendapat kesempatan berkarier di tingkat nasional.

"Partai menyampaikan terimakasih dan penghargaan atas peran beliau selama ini di partai, khususnya sebagai Ketua DPD PD NTB," kata Rachland dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Senin (23/7).


"Kami mendoakan status beliau sekarang, yakni sebagai ulama nonpartai, akan memberi beliau jalan ke arah karier politik yang lebih baik untuk dipilih sebagai salah satu cawapres Pak Jokowi," imbuh dia.

Kabar pengunduran diri TGB telah dibenarkan oleh Kepala Divisi Humas dan Hukum Dewan Pimpinan Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.

"Jadi pagi sudah ramai pemberitaan TGB mundur, dan saya sudah konfirmasi bahwa surat pengunduran diserahkan ke Ketua Dewan Kehormatan Demokrat Amir Syamsuddin," kata Ferdinand kepada CNNIndonesia.com.

Ferdinand pun mengatakan pengunduran diri tersebut terkait dengan situasi politik terkini.

Partai, kata dia, tak mau menghalang-halangi dan ingin TGB leluasa dalam mendukung Jokowi.

TGB menuai kontroversi pada awal Juli ketika mengutarakan dukungan kepada Jokowi untuk memimpin dua periode.

Menurut TGB saat itu, keputusannya mendukung Jokowi itu setelah melalui pertimbangan yang berkaitan dengan kemaslahatan bangsa, umat dan akal sehat.

"Dari tiga hal itu, menurut saya sangat pantas dan fair kita beri kesempatan Presiden Jokowi untuk terus melanjutkan dua periode dan menyelesaikan apa yang selama empat tahun ini sudah dimulai," tutur TGB saat berkunjung ke kantor redaksi CNN Indonesia, Jakarta, Rabu (4/7). (wis)