SBY Ungkap Hambatan Penjajakan dengan Jokowi Selama Setahun
Bimo Wiwoho & Feri Agus | CNN Indonesia
Selasa, 24 Jul 2018 22:38 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku sudah menjalin komunikasi dengan Presiden Joko Widodo selama satu tahun belakangan.
Komunikasi itu, kata SBY, dilakukan untuk menjajaki kemungkinan kebersamaan dalam pemerintahan mendatang. Sebetulnya, SBY mengklaim jika Jokowi beraharap Demokrat berada di dalam koalisi pemerintahan di pemilu tahun depan.
Namun sayangnya, imbuh SBY, ada beberapa hal yang menyebabkan penjajakan tersebut tak berjalan mulus.
"Pak Jokowi berharap Demokrat berada di dalam. Tapi juga sadar ada hambatan dan rintangan. Tidak perlu saya jelaskan secara detail," kata SBY usai menerima Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya, Jakarta, Selasa (24/7).
SBY pun menegaskan jika koalisi harus dibangun di dalam iklim yang baik. SBY menekankan di dalam koalisi yang baik itu muncul saling menghormati dan saling percaya.
"Itu yang saya kira menjadi hambatan saat ini," ujar SBY.
Kendati demikian, SBY mengaskan jika pertemuannya malam ini dengan Prabowo tidak membicarakan calon wakil presiden yang akan diusung koalisi Demokrat-Gerindra.
(dal/asa)
Komunikasi itu, kata SBY, dilakukan untuk menjajaki kemungkinan kebersamaan dalam pemerintahan mendatang. Sebetulnya, SBY mengklaim jika Jokowi beraharap Demokrat berada di dalam koalisi pemerintahan di pemilu tahun depan.
Namun sayangnya, imbuh SBY, ada beberapa hal yang menyebabkan penjajakan tersebut tak berjalan mulus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SBY pun menegaskan jika koalisi harus dibangun di dalam iklim yang baik. SBY menekankan di dalam koalisi yang baik itu muncul saling menghormati dan saling percaya.
Kendati demikian, SBY mengaskan jika pertemuannya malam ini dengan Prabowo tidak membicarakan calon wakil presiden yang akan diusung koalisi Demokrat-Gerindra.
Lihat juga:Prabowo Soal AHY Cawapres: Why Not? |