Prabowo Sebut Koalisi Gerindra, PKS, PAN Sudah 'De Facto'

Dias Saraswati, CNN Indonesia | Jumat, 27/07/2018 22:34 WIB
Prabowo Sebut Koalisi Gerindra, PKS, PAN Sudah 'De Facto' Prabowo Subianto di Jakarta, Selasa, 24 Juli. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengakui bahwa koalisi antara pihaknya dengan PKS dan PAN secara riil sudah terbentuk untuk Pemilu 2019.

"Saya katakan di sini walaupun tidak nyata, sebenarnya koalisi Gerindra, PKS, dan PAN sudah de facto berjalan," katanya dalam forum Ijtima Ulama, di Jakarta, Jumat (27/7).

Prabowo juga memastikan bahwa setiap langkahnya dibuat dengan melalui konsultasi lebih dahulu dengan petinggi dari kedua partai koalisi de facto-nya itu.


"Walaupun kadang-kadang susah, capek juga ketemu orang PKS sama PAN, karena semua orang pinter. Jadi setiap langkah saya, saya pasti ajak Ustaz Salim [Salim Segaf Aljufrie, KetuaMmajelis Syuro PKS], Presiden PKS [Sohibul Iman], konsultasi ke Pak Zul [Zulkifli Hasan, Ketua Umum PAN] dan [Ketua Dewan kehormatan PAN] Amien Rais," tuturnya.

Mantan Danjen Kopassus ini juga menyinggung parpol lain yang berada di acara Ijtima Ulama itu. Yakni, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra.

"Bukan tidak mengajak Pak yusril karena kalau kita cari Pak Yusril sering di luar negeri," dalihnya.

Tentang Partai Demokrat yang tempo hari bertemu dengannya, Prabowo mengakui itu juga sebenarnya masuk agenda.

"Saya sangat luar biasa Rizieq mengatakan Demokrat pun kita harus undang ke sini," ujar Prabowo.

Prabowo telah menyatakan kesiapannya untuk maju di Pilpres 2019 dan diusung partainya. Namun koalisi pengusung sampai saat ini belum terbentuk. Pertemuan dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono beberapa waktu lalu belum membuahkan pernyataan koalisi secara resmi.  (arh/sur)