"Saya kira Pak Hasto tuh nanti. Bukan caleg bukan menteri, saya kira Pak Hasto," kata politikus PDIP Aria Bima saat dihubungi, Senin (6/8).
Aria mengatakan sebagai partai pengusung Jokowi terbesar, PDIP melalui Hasto, telah menginisiasi beberapa kali pertemuan antar sekjen parpol pengusung Jokowi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Aria menuturkan pertemuan sembilan sekjen parpol pengusung Jokowi malam ini akan membahas finalisasi usulan visi misi serta konsep Nawacita jilid II.
Hasto Kristiyanto bersama jajaran sekjen parpol pendukung Jokowi.(CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Menurutnya, selain hal tersebut, pertemuan malam nanti membahas struktur tim pemenangan dan tidak membahas posisi bakal cawapres pendamping Jokowi. Soal nama bakal cawapres, kata dia, telah diserahkan kepada Jokowi.
"Pembicaraan struktur dan rencana penempatan tim sukses usulan dari masing-masing partai," katanya.
Malam ini, sembilan sekretaris jenderal partai politik koalisi pendukung Jokowi diagendakan kembali bertemu malam ini untuk membahas teknis pemenangan Pilpres 2019.
Mereka adalah Hasto Kristiyanto (PDI Perjuangan), Jhonny G Plate (NasDem), Lodewijk Freidrich Paulus (Golkar), Arsul Sani (PPP), Raja Juli Antoni (PSI), Ahmad Rofiq (Perindo), Verry Surya Hendrawan (PKPI), Abdul Kadir Karding (PKB) dan Harry Lontung Siregar (Hanura).
Sekjen PSI Raja Juli Antoni sebelumnya mengatakan pertemuan akan dilakukan selepas maghrib di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. (osc/gil)
Hasto Kristiyanto bersama jajaran sekjen parpol pendukung Jokowi.(CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)