Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin mengingatkan bahwa posisi PAN merupakan pendukung Jokowi, karena memiliki perwakilan di Kabinet Kerja.
"Sudah jangan malu-malu. Makanya dari awal karena Anda itu koalisi Jokowi makanya ada menteri di Kabinet. Kalau malu-malu enggak usah," tutur Ngabalin di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (7/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, selama berkoalisi dengan pemerintah partai yang dipimpin Zulkifli Hasan itu sama sekali tak pernah terlihat dalam pertemuan partai koalisi Jokowi untuk Pilpres tahun depan. PAN justru lebih sering bersama barisan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Demokrat.
Lihat juga:PAN Tunda Gelar Rakernas |
Terpisah, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menemui Jokowi di Istana sore ini. Pertemuan berlangsung sekitar satu jam dan tertutup. Tak ada informasi resmi mengenai hasil pertemuan.
Tetapi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung sebelumnya masih memberikan sinyal PAN bisa bergabung dengan koalisi Jokowi. Hal serupa disampaikan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.
Hasto mengatakan terbuka kemungkinan partai pendukung Jokowi bertambah menjadi 10 jelang masa akhir pendaftaran calon ke Komisi Pemilihan Umum.