FOTO: Menerawang Sepi di Gili Trawangan Pascagempa 7 SR

CNN Indonesia/Andry Novelino, CNN Indonesia | Rabu, 08/08/2018 19:00 WIB

Lombok, CNN Indonesia -- Gli Terawangan bak kota mati setelah ditinggal wisawatan asing dan sebagian penghuninya yang memilih mengungsi pascagemap 7 SR yang mengguncang NTB.

Gempa mengguncang wilayah Nusa Tenggara Barat berpengaruh besar di sektor pariwisata, termasuk kawasan wisata Gili Trawangan seabagai salah satu destinasi favorit. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Pascagempa, evakuasi besar-besaran dilakukan pada wisatawan yang tengah plesiran di pulau nan molek itu.  (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Tanpa wisatawan, Gli Trawangan bak kota mati. Ditambah dengan puing-puing reruntuhan bangunan yang diterjang gempa 7 skala richter. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Tembok yang terkelupas dampak dari Gempa 7.0 SR. Bangunan yang rusak tidak terlalu parah di Gili Trawangan. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Saking sepinya, Gili Trawangan rawan penzarahan karena ditinggal oleh penghuninya pascagempa besar hari Minggu lalu. CNN Indonesia/Andry Novelino
Peralatan rumah tangga seperti kulkas diselamatkan oleh warga keluar rumah saat Gempa. Warga meninggalkan harta benda mereka kini di Giri Trawangan. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Dampak Gempa di Gili Trawangan menghancurkan barang-barang beberapa restoran dan bar. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Sepeda yang tertimpa tembok reruntuhan pasca Gempa 7.0 SR. Gili Trawangan jadi salah satu lokasi yang terdampak Gempa Lombok pada Minggu (6/8/2018). Ribuan wisatawan maupun penduduk lokal yang bermukim di sana pun terpaksa dievakuasi . Rabu, 8 Agustus 2018. CNN Indonesia/Andry Novelino
Cidomo (dokar) yang terbengkalai di pantai Giri Trawangan pasca Gempa yang mengguncang pada Minggu (5/8/2018). Warga asing dan lokal di evakuasi keluar pulau Gili Lombok. Rabu, 7 Agustus 2018. CNN Indonesia/Andry Novelino
Kuda-kuda di evakuasi dari Giri Trawangan menggunakan Kapal untuk di bawa ke lombok. Para pemilik kuda membawa kuda-kuda mereka menyebrang Lombok dikarenakan sudah kesulitan mendapatkan makanan. Rabu, 7 Agustus 2018. CNN Indonesia/Andry Novelino