Megawati dan Jokowi Tertawa Saat Ditanya soal Mahfud MD

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Kamis, 09/08/2018 21:28 WIB
Megawati dan Jokowi Tertawa Saat Ditanya soal Mahfud MD Jokowi umumkan Ma'ruf Amin sebagai cawapres di pilpres 2019. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo tak berkomentar ketika mendengar pertanyaan terkait mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD usai mengumumkan Ma'ruf Amin menjadi pendampingnya dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. 

Jokowi terlihat melirik pewarta sambil menahan senyum ketika mendengar pertanyaan itu. Pertanyaan itu turut menarik perhatian Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang duduk di sebelah kanan Jokowi. 

"Enggak usah dijawablah," tutur Megawati seperti yang terekam kamera. 


"Apa lagi?" kata Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang mencoba mengalihkan.
Mata Jokowi terlihat sempat kembali melirik ke arah Megawati sesaat yang kemudian dilanjut dengan tawa. Megawati turut tertawa ketika mendengar seluruh pertanyaan pewarta.

Jokowi terus tersenyum sambil menganggukkan kepalanya tanpa berkomentar sedikitpun menanggapi pertanyaan itu.

Pertanyaan disampaikan sebab nama Mahfud MD termasuk salah satu yang disebut-sebut bakal mendampingi Jokowi lima tahun mendatang jika terpilih kembali. 

Sebelum pengumuman, beredar pula informasi yang menyatakan deklarasi Jokowi dan Mahfud MD malam ini. Mahfud juga disebut telah menyiapkan baju putih untuk deklarasi. 

Beberapa saat sebelum pengumuman Mahfud juga terlihat sempat hampir menyambangi restoran tempat berkumpulnya Jokowi bersama sembilan pasang ketua umum dan sekretaris jenderal partai koalisi.
Tetapi, rapat yang dilakukan sore hingga waktu Maghrib membuat keputusan yang berbeda. Mahfud pun langsung memilih bertolak ke kantornya.

Terpisah, Ketua Umum PPP Romahurmuziy menyatakan nama Ma'ruf Amin yang telah disodorkan dan dipilih sejak dulu. PPP bahkan disebut telah menyodorkan Ma;ruf sejak 3 Desember 2017.

"Yang mencuatkan (Mahfud) siapa? Pada 10 Juli setelah saya menyebutkan 10 nama, hanya satu nama yang saya uraikan alasannya yaitu Kiai Ma'ruf Amin. Jadi percayalah apa yang disampaikan ketua umum PPP ini pada 3 Desember 2017 benar," kata Romi.
(DAL/DAL)