Farhat mengaku, ia ditunjuk jadi anggota tim untuk menghadapi politikus seperti Fadli Zon.
Fadli mengaku siap berdebat dengan siapa pun, termasuk Farhat, selama lawan debatnya bisa memahami persoalan atau masalah yang nantinya menjadi bahan diskusi atau dialog.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fadli mengatakan kasihan rakyat bila nantinya para juru bicara Tim Kampanye Nasional pasangan Jokowi-Ma'ruf tak memahami masalah saat diajak berdiskusi.
Pengacara Farhat Abas mengaku telah ditunjuk menjadi salah satu juru bicara Tim Kampanye Nasional pasangan Jokowi-Ma'ruf.
Menurut Farhat dirinya ditunjuk untuk menghadapi segala pernyataan Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon dan sejumlah juru bicara pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
"Saya dipersiapkan untuk melawan Fadli Zon dan lain-lainnya. Yang huruf F katanya," ujar Farhat di Jakarta.
Para direktur itu berada di bawah ketua tim pemenangan. Untuk saat ini, tim pemenangan belum menunjuk ketua tim. Wacana yang sempat beredar tim pemenangan akan dipegang sosok berinisial M.
Sementara itu Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan tim kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin akan melakukan langkah agresif untuk menyerang atau ofensif dalam Pilpres 2019.
Hal itu disampaikan Hasto dalam agenda pembekalan dan workshop juru bicara tim kampanye nasional Jokowi-Ma'ruf Amin di Hotel Oria, Jakarta, hari ini.
"Ofensif ini penting untuk mengisi ruang-ruang publik supaya seluruh apa yang sudah dilakukan Bapak Jokowi-Jusuf Kalla masuk juga ke ruang-ruang personal," ujar Hasto. (wis/sur)