Ketua KPK 'Kecolongan' soal Status Tersangka Idrus Marham
Feri Agus | CNN Indonesia
Jumat, 24 Agu 2018 15:51 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengaku kalah cepat soal pengumuman status tersangka eks Menteri Sosial Idrus Marham dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1.
Menurut Agus, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan yang seharusnya mengumumkan langsung status hukum Idrus.
"Jadi gini, yang itu kami sebenarnya kedahuluan, jadi nanti sebenarnya Bu Basaria akan ada konpers," kata Agus di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/8).
Agus masih belum bicara terus terang mengenai status hukum mantan sekretaris jenderal Partai Golkar itu. Ia meminta awak media menunggu konferensi pers yang rencananya bakal digelar hari ini.
Dalam konferensi pers nanti, kata Agus pihaknya akan menjelaskan alasan penetapan tersangka sekaligus pasal yang menjerat Idrus dalam kasus yang telah menjerat mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih dan pemegang saham Blackgold Natural Recourses Limited Johannes B Kotjo.
"Jadi saya hanya mengklarifikasi akan ada konpers tersendiri," ujarnya.
"Kalau saya mendahulukan pengumuman nanti. Biarkan nanti yang mengumumkan, mengumumkan mengenai status Pak Idrus Marham. Biar nanti pengumuman saja," kata Agus melanjutkan.
Sebelumnya, Idrus telah mengajukan surat pengunduran diri sebagai Menteri Sosial kepada Presiden Joko Widodo. Keputusan itu dibuat setelah dirinya menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan dari KPK
"Kemarin sudah pemberitahuan penyidikan, yang namanya penyidikan itu kan statusnya pasti tersangka," tandasnya.
[Gambas:Video CNN] (arh/gil)
Menurut Agus, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan yang seharusnya mengumumkan langsung status hukum Idrus.
"Jadi gini, yang itu kami sebenarnya kedahuluan, jadi nanti sebenarnya Bu Basaria akan ada konpers," kata Agus di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam konferensi pers nanti, kata Agus pihaknya akan menjelaskan alasan penetapan tersangka sekaligus pasal yang menjerat Idrus dalam kasus yang telah menjerat mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih dan pemegang saham Blackgold Natural Recourses Limited Johannes B Kotjo.
Idrus Marham mundur dari jabatan menteri sosial. (CNN Indonesia/Christie Stefanie) |
"Kalau saya mendahulukan pengumuman nanti. Biarkan nanti yang mengumumkan, mengumumkan mengenai status Pak Idrus Marham. Biar nanti pengumuman saja," kata Agus melanjutkan.
Sebelumnya, Idrus telah mengajukan surat pengunduran diri sebagai Menteri Sosial kepada Presiden Joko Widodo. Keputusan itu dibuat setelah dirinya menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan dari KPK
"Kemarin sudah pemberitahuan penyidikan, yang namanya penyidikan itu kan statusnya pasti tersangka," tandasnya.
[Gambas:Video CNN] (arh/gil)
Idrus Marham mundur dari jabatan menteri sosial. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)