Anies Ogah Buru-buru Mengoperasikan LRT Jakarta

Dias Saraswati, CNN Indonesia | Sabtu, 25/08/2018 02:15 WIB
Anies Ogah Buru-buru Mengoperasikan LRT Jakarta Ruang operasi masinis LRT Jakarta. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak mau terburu-buru mengoperasikan kereta light rail transit (LRT) Jakarta.

Anies beralasan tak ingin mengecewakan warga Jakarta jika nantinya ada masalah saat LRT beroperasi.

"Kita tidak ingin mensegerakan, nanti setelah jalan terjadi masalah, ada kan yang seperti itu, sudah disegerakan, dikebut muncul masalah," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat (24/8).



Anies menyebut pihaknya ingin mengikuti proses dan aturan yang ada, sebab faktor keamanan menjadi yang paling utama.

Selain keamanan, menurut Anies, kenyamanan juga menjadi faktor yang tak boleh luput dari perhatian.

"Yang penting adalah kenyamanan, keselamatan, nomor satu keselamatan," ujarnya.

Kementerian Perhubungan menyatakan LRT Jakarta koridor 1 dengan rute Velodrome-Kelapa Gading telah layak beroperasi secara terbatas.


Saat ini, LRT juga masih dalam proses uji coba operasi selama 30 hari dimulai pada 21 Agustus hingga 20 September 2018.

Uji coba operasi tersebut ditandai dengan dua surat rekomendasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan.

Anies Ogah Buru-buru Operasikan LRT JakartaGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah). (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati)
Pertama, rekomendasi teknis prasarana perkeretaapian jalur ganda layang dan bangunan kereta api ringan (LRT) Jakarta antara Stasiun Velodrome dan Stasiun Mall Kelapa Gading.

Kedua, rekomendasi teknis pengoperasian perkeretaapian fasilitas operasi LRT Jakarta antara Stasiun Velodrome dan Stasiun Mall Kelapa Gading.

Anies menyampaikan setelah proses uji coba operasi itu selesai, dirinya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk membahas surat izin operasional LRT.

"Jadi begitu ini beres nanti saya cek ke Dishub kapan mereka bisa mengeluarkannya," kata Anies.

Selain di Jakarta, LRT juga beroperasi di Palembang. LRT Palembang bahkan telah lebih duli beroperasi dan digunakan sebagai salah satu moda transportasi untuk Asian Games 2018.

Namun sayangnya, LRT Palembang tersebut sempat berkali-kali mogok sebelum pelaksanaan Asian Games.
(pmg/pmg)