Ruhut Sitompul: Demokrat Setengah Hati Dukung Prabowo-Sandi

Joko Panji Sasongko, CNN Indonesia | Rabu, 29/08/2018 18:07 WIB
Ruhut Sitompul: Demokrat Setengah Hati Dukung Prabowo-Sandi Eks kader Partai Demokrat, Ruhut Sitompul. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A).
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan kader Partai Demokrat Ruhut Sitompul menilai mantan partainya itu setengah hati mendukung pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Menurutnya, Demokrat seperti tidak ingin pasangan Prabowo-Sandiaga menang karena khawatir Agus Harimurti Yudhoyono kembali gagal menjadi capres di Pilpres tahun 2024.

"(Demokrat) lebih dari setengah hati. Aku wajar mereka begitu," ujar Ruhut di Rumah Cemara, Jakarta, Rabu (29/8).


Ruhut menjelaskan Demokrat tidak ingin menjadi 'dayang' bagi Prabowo atau Sandiaga. Sebab, Prabowo dan Sandiaga berpotensi maju kembali di Pilpres 2024 jika menang di Pilpres 2019.

"Kalau Sandi menang, kan dia (AHY) dayang-dayang. Sandi dong yang mulus. Belum lagi Pak Prabowo kan maunya dua periode," ujarnya.

Lebih lanjut, Ruhut yang kini mendukung Jokowi justru yakin Demokrat ingin pasangan Joko Widodo-Maruf Amin menang di Pilpres 2019. Kemenangan itu, diklaim Ruhut, lebih memberi peluang bagi AHY maju di Pilpres 2024.

"Semua ini yang mau menang Pak Jokowi-Pak Kiyai Ma'ruf. Kenapa? 2024 zona bebas, persaingan. Yang muda-muda itu maju semua," ujar Ruhut.

Atas hal itu, Ruhut pun mengingatkan agar Prabowo-Sandiaga berhati-hati dengan Demokrat.

Lebih dari itu, ia menyatakan dukungan kepada Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019 hanya untuk mengamankan suara Demokrat di Pilpres 2024 sebagaimana tercantum dalam Pasal 235 UU Pemilu.

"Waspadalah kawan-kawan Prabowo-Sandi dengan Demokrat," ujarnya.

Demokrat diketahui merupakan salah satu partai pendukung Prabowo-Sandiaga. Partai besutan SBY itu baru benar-benar merapat ke Prabowo-Sandiaga di detik-detik akhir pendaftaran bakal capres-cawapres di KPU, Jumat (10/8) lalu.

Sebelumnya Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan sebelumnya sudah menyatakan partainya tetap akan berjuang maksimal memenangkan Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019.

"Iya, dong, all out," kata Syarief, Jumat (10/8).

Dukungan ini dinyatakan Syarief meski hubungan Gerindra dan Demokrat sempat naik turun pada masa-masa jelang deklarasi cawapres oleh Prabowo. Itu dipicu oleh keputusan Prabowo yang memilih Sandiaga sebagai cawapres. (osc)