"Ini adalah pilihan politik makanya saya berkomunikasi dengan baik. Kalau tanggal 9 diundang di ultah Demokrat, saya akan hadir menjelaskan," ujar Deddy saat ditemui di posko pemenangan Jokowi-Ma'ruf di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta, Sabtu (1/9).
Deddy berjanji akan menjelaskan langsung pada Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam acara tersebut. Deddy sebelumnya disebut akan menjadi juru bicara bagi pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin selama masa kampanye. Ia telah bertemu dengan pihak DPD Demokrat Jawa Barat pada Kamis (30/8) lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemarin sudah komunikasi dengan yang di Jabar, tanya yang di sana saja," katanya.
Mantan Wakil Gubernur Jabar ini membantah posisi jubir itu untuk mengamankan perolehan suara di wilayah Jabar. Padahal Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto sebelumnya menyatakan pemilihan Deddy untuk mengamankan suara Jokowi-Ma'rut di Jabar.
"Enggak demikian, di mana saja juga bisa. Papua juga saya dikenal, yang penting berusaha memberi informasi yang baik tentang pasangan yang didukung," ucap Deddy.
Ia sendiri tak mau menjelaskan alasan dirinya memilih mendukung Jokowi-Ma'ruf. Deddy hanya menegaskan bahwa sesuai ajaran agama ia harus memilih yang lebih baik.
"Tidak perlu saya sampaikan (alasannya) karena nanti akan membandingkan. Biar persepsi dalam agama saya kita pilih yang lebih baik atau minimal buruknya lebih sedikit," terangnya.