Tak Punya Tiket Jangan Memaksa Datang ke Kawasan GBK

Abi Sarwanto, CNN Indonesia | Minggu, 02/09/2018 10:44 WIB
Tak Punya Tiket Jangan Memaksa Datang ke Kawasan GBK Pekerja melintas di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Royke Lumowa mengimbau warga Jakarta yang tak memiliki tiket Asian Games 2018 untuk menghindari kawasan Gelora Bung Karno (GBK) selama kegiatan penutupan Asian Games 2018.

"Kami mengimbau, pertama kepada selain pengunjung hindari melewati GBK dan sekitarnya untuk hari ini saja warga Jakarta yang tidak ada kepentingannya di GBK," kata Royke di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (2/9).

Selain kawasan GBK, warga Jakarta juga diimbau menghindari seputaran Jalan Sudirman, Asia-Afrika, Gerbang Pemuda, Lapangan Tembak-Palmerah, Tentara Pelajar, Arteri Pondok Indah, Pakubuwono, kawasan Bulungan hingga Sisingamangaraja dan CSW.


Jika berpergian, warga Jakarta disarankan untuk menggunakan rute Pancoran, Kuningan, Tanah Abang dan wilayah yang tidak terkena pengalihan arus lalu lintas.

"Bagi yang ke GBK maksimalkan menggunakan angkutan umum. Kami memberikan keleluasaan untuk taksi berpenumpang," katanya.

Bagi pengunjung yang akan menyaksikan penutupan Asian Games 2018 dengan menggunakan kendaraan pribadi, Royke meminta agar kendaraan diparkir di beberapa titik seperti Pasific Place di SCBD, Panin Bank, Kementerian Kesehatan, dan Ratu Plaza.

"Jangan memaksa masuk FX, yang akan menjadi krusial nanti antriannya yang panjang adalah antrean FX sampai menyentuh patung Senayan, dan Tentara Pelajar," ujarnya.

Untuk kendaraan berstiker atau berkepentingan serta angkutan umum seperti taksi, kata Royke, diperbolehkan masuk ke wilayah yang terkena penutupan.

Royke memprediksi jumlah pengunjung akan lebih banyak dari pembukaan pada 18 Agustus lalu.

Namun, dia berharap arus lalu lintas dapat terurai dengan sejumlah pengalihan dan penutupan jalan.

"Dengan langkah-langkah yang kami terapkan diikuti dengan partisipasi para pengunjung Saya yakin antrian panjang akan sedikit berkurang," katanya.

(ard)