Kubu Jokowi-Ma'ruf Lobi Pakde Karwo Gabung Timses

Feri Agus, CNN Indonesia | Sabtu, 08/09/2018 14:04 WIB
Kubu Jokowi-Ma'ruf Lobi Pakde Karwo Gabung Timses Soekarwo alias Pakde Karwo merupakan Ketua DPD Demokrat Jatim. Timses Jokowi-Ma'ruf kini menunggu Soekarwo bicara dengan internal partainya. (CNN Indonesia/Resty Armenia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menyatakan bakal mengajak Gubernur Jawa Timur Soekarwo atau yang akrab disapa Pakde Karwo, untuk bergabung dalam Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf.

Menurut Arsul, pihaknya saat ini tengah melakukan pembicaraan dengan Pakde Karwo agar mendukung pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Sekarang masih dalam proses pembicaraan lah. Kami yakin Pakde Karwo secara pribadi mendukung Pak Jokowi," kata Arsul yang juga Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf di Rumah Aspirasi, Jalan Proklamasi, Jakarta, Sabtu (8/9).



Pakde Karwo merupakan Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur. Dia menjabat sebagai gubernur Jawa Timur selama dua periode.

Arsul mengatakan pihaknya menyadari posisi Pakde Karwo yang merupakan kader partai besutan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Oleh karena itu, kata dia, pihaknya menunggu Pakde Karwo berbicara dengan internal Demokrat.

"Tapi karena beliau, sekali lagi posisinya adalah tokoh Partai Demokrat, kami tunggu berbicara dengan internal," ujarnya.

Kubu Jokowi-Ma'ruf Lobi Pakde Karwo Gabung Timses Pilpres 201Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)
Menurut Arsul, pihaknya juga hati-hati dalam mengajak Pakde Karwo bergabung lantaran dia masih aktif sebagai kader Demokrat. Arsul mengaku pihaknya tak ingin dinilai membajak kembali partai berlambang bintang mercy itu.

"Beliau itu tokoh Partai Demokrat, tentu kami harus hati-hati. Supaya tidak terkesan atau diteriaki lagi oleh Mas Roy Suryo bajak tokoh partai lain," tuturnya.


Sebelumnya, kubu Jokowi-Ma'ruf menggaet Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi, yang juga anggota Majelis Tinggi Demokrat. TGB akhirnya memutuskan keluar dari Demokrat untuk mendukung Jokowi-Ma'ruf.

Kemudian, mantan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar yang juga sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Daerah Partai Demokrat Jawa Barat disebut-sebut bakal masuk tim juru kampanye Jokowi-Ma'ruf.

Terbaru, Gubernur Papua Lukas Enembe, yang juga Ketua DPD Demokrat Papua, juga menyatakan siap memenangkan Jokowi-Ma'ruf di Papua.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Sjarifuddin Hasan alias Syarief Hasan menyebut kader partainya yang mendukung bakal pasangan bakal calon presiden-wakil presiden di Pemilu 2019 Joko Widodo-Ma'ruf Amin terancam sanksi berat.

"Ya, tentunya ada aturan yang baku di partai. Tergantung bobot kesalahannya kalau dianggap salah," kata Syarief di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (4/9).
(pmg/pmg)