Dia mengatakan hal itu merupakan langkah yang akan ditempuh untuk menandingi Erick Thohir yang digadang-gadang menjadi magnet suara simpatisan milenial.
"Yang pertama saya harus bekerja seperti anak muda," ujar Djoko di kediamannya, Jakarta, Sabtu (8/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya memang harus begitu. Sekarang ini sekarang dites, ini muda di umur saja atau muda di mental juga," katanya.
"Kami sudah selesai ya, mungkin beliau (Prabowo) baca-baca dulu. Ngapain buru-buru," katanya.
Diketahui, Ketua Umum Partai Demokrat belum pernah hadir dalam rapat bersama ketua umum parpol koalisi pendukung Prabowo-Sandi usai pendaftaran di KPU. Mengenai hal itu, Djoko enggan khawatir Demokrat bermain dua kaki.
Djoko justru mengklaim dirinya sering bertemu SBY. Dia mengaku sudah beberapa kali meminta petunjuk kepada SBY apa yang sebaiknya dilakukan.
"Dulu Pak SBY senior saya, Pak Prabowo senior saya. Kira-kira Pak SBY kelas 3, Pak Prabowo kelas 2 saya kelas 1," kata Djoko.