"Saya memerintahkan juga Dishub agar menyurati perusahaan-perusahaan otobus untuk memeriksa kesehatan supir dan kalaikan kendaraannya karena ini ada indikasi rem blong," ujar Ridwan di Bandung, Sabtu (8/9).
Dengan begitu ia berharap kejadian serupa tidak terulang di tempat yang sama dan daerah lainnya.
"Mudah-mudahan warning dari saya ini ke depannya tidak terjadi lagi kecelakaan yang disebabkan kelalaian supir atapun sistem keamanan kendaraan," kata mantan Wali Kota Bandung itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Emil belum bisa menyimpulkan kecelakaan tunggal itu disebabkan oleh faktor geografis.
Namun begitu pihaknya akan segera menggelar rapat dengan Dishub Jabar dan pihak terkait lainnya untuk memastikan penyebab kecelakaan yang membawa penumpang 29 orang dan 2 orang supir serta kernet ini.
"Mengenai ini (faktor geografis) akan saya rapatkan dengan Dishub untuk memastikan ini apakah memang karena faktor tikungan tajam, kemiringan atau apapun. Kalau ternyata itu masalahnya kita akan ambil tindakan enjinering untuk memperbaiki," katanya.
Pria yang karib disapa Emil ini juga turut berbela sungkawa atas peristiwa kecelakaan bus maut itu.
"Saya turut berduka cita atas kecelakaan itu, mudah-mudahan diberi ketabahan dan kesabaran. Ini sangat menyedihkan biasanya jarang terjadi kecelakaan di daerah itu" kata Ridwan. (sur)