Soal Peluang Masuk Timses, Yenny Wahid Mengaku 'Jomblo'

Elise Dwi Ratnasari, CNN Indonesia | Selasa, 11/09/2018 11:29 WIB
Soal Peluang Masuk Timses, Yenny Wahid Mengaku 'Jomblo' Yenny Wahid mengaku
Jakarta, CNN Indonesia -- Putri mendiang Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid, tidak memberikan sinyal positif atau negatif terkait posisinya yang disebut berpeluang bergabung dengan tim sukses pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Saya kan jomblo politik," kata Yenny saat dihubungi CNNIndonesia.com pada Selasa (11/9) merujuk pada ketidakterkaitannya dengan partai politik yang ada.

"Yang penting bagi kami, semua kandidat punya komitmen untuk tidak menggunakan isu SARA dalam kampanye."
Terkait Yenny Wahid bergabung ke tim sukses pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono mengungkapkan peluang itu terbuka setelah Sandi dan Yenny dua kali bertemu.


Pertemuan pertama terjadi saat keduanya menjenguk istri Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj di Rumah Sakit Medistra, Kuningan, Jakarta Selatan. Kemudian pertemuan kembali terjadi di kediaman ibunda Yenny, Sinta Nuriyah Wahid di Ciganjur, Jakarta Selatan, pada Senin (10/9).

"Dalam kesempatan itu Sandi mengajak dan saya rasa bagus saja dan Yenny bagus juga kan," kata Ferry saat ditemui di rumah pemenangan PAN, Jalan Daksa I, Jakarta Selatan pada Senin (10/9).
Meski sudah dua kali bertemu, Ferry ketika itu juga belum bisa memastikan seberapa besar potensi bergabungnya Yenny ke dalam tim sukses. Namun pihaknya tetap fokus mengajak pihak-pihak yang berpotensi meningkatkan perolehan suara untuk bergabung ke dalam timses.

Di sisi lain, Yenny pernah menolak 'pinangan' Gerindra untuk maju sebagai calon gubernur Jawa Timur di Pilkada 2018 kemarin. Saat itu ia tidak diizinkan oleh beberapa sesepuh Nahdatul Ulama (NU) dan anggota keluarganya.

"Dari sesepuh, bunda saya iya (tidak menginginkan dirinya maju)," kata Yenny seusai bertemu Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu (3/1) silam.

Menjelang pilpres 2019, keluarga mendiang Gus Dur didatangi oleh para tokoh politik yang akan berlaga. Setelah Presiden Jokowi meminta restu kepada istri Gus Dur, Sinta Nuriyah Wahid, pada Jumat (7/9) lalu, Sandiaga juga mengunjungi Sinta pada Senin (10/9) kemarin. (stu)