"Sekarang kalau kita ribut-ribut lagi soal agama, kita kembali mundur," ucapnya, di Hotel Balairung, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (11/9).
Hal ini disampaikan saat memberikan sambutan dalam penutupan kongres Nasional Pemuda Agama Konghucu Indonesia (PAKIN).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harmoni indah kebersamaan itulah yang digariskan, yang sudah diletakkan pondasi yang kokoh oleh para pendiri negeri ini dalam Pancasila dan UUD," tuturnya.
"Janganlah kita menghalalkan segala cara karena mendukung si A, si B," lanjut dia, yang juga merupakan Ketua Umum PAN ini.
"Kita pilih yang sehat, rasional, sederhana dan dalam demokrasi itu sudah biasa, lima tahun ada pilihan," tutup dia.
(arh/wis)