Menurut dia, Prabowo tidak ada keinginan untuk memaksa pilihan politik seseorang, bahkan pilihan politik kader partainya sendiri.
"Beliau memahami itu sebagai sebuah keadaan demokrasi, Pak Prabowo juga sama sekali tidak memaksa Gubernur atau kepala daerah dari Gerindra yang kita usung harus menentukan pilihan politiknya," kata Muzani di Kertanegara 4, Jakarta Selatan, Selasa (11/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dalam pengusungan presiden kami tidak akan tarik-tarikan. Karena itu menjadi gawe kami dan seterusnya," katanya.
Terkait Demokrat sendiri, Muzani meyakini hingga saat ini partai tersebut tetap solid mendukung Prabowo-Sandiaga.
"Demokrat solid kok, yang di luar-luar itu dukung Pak Prabowo, Pak Sandiaga," kata dia.
Sejumlah kader Partai Demokrat di daerah secara terang-terangan mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.
Pimpinan pusat Demokrat tak memberi sanksi atas sikap kadernya itu yang bertentangan dengan arah politik partai. Demokrat bahkan memberikan dispensasi terhadap mereka.
(wis)