Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan sulitnya tim mengakses jalur darat pasca terjadinya gempa Donggala dan Tsunami Palu. Bahkan, jalan yang menghubungkan Poso dan Palu terputus. Sejumlah tim penyelamat dari instansi-instansi terkait baru akan tiba pada malam hari, bahkan Minggu (30/9) pagi.
"Ada yang nanti malam jam 20.00 WIB, dari tim personil TNI-Polri, ada yang jam 23.00 WIB, ada yang baru besok pagi, jalur darat semuanya," ucap Sutopo di kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (29/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tsunami ada yang mencapai tinggi sekitar enam meter , kami mendapat laporan, sempat kontak dia menyelamatkan dengan naik ke pohon. Oleh karena itu BNPB akan berkonsultasi dengan ahli tsunami, akan kita kerahkan ke lokasi dan pendataan," ucapnya.
Menurut Sutopo peristiwa ini dapat dijadikan pembelajaran terlebih berkaitan dengan tata ruang kota Palu dan Donggala yang pada dengan pemukiman. Selain itu juga berkaitan dengan sosialisasi gempa dan mitigasi bencana yang masih minim.
Angka tersebut diduga kuat masih akan terus bertambah karena banyak orang belum dievakuasi dari dalam reruntuhan.
Jumlah itu juga belum termasuk korban dari gempa di Donggala karena sampai sekarang daerah tersebut masih sulit dijangkau. (gst/rea)