Cek Penanganan Gempa, Jokowi Terbang ke Palu Besok

Tim , CNN Indonesia | Sabtu, 29/09/2018 19:57 WIB
Cek Penanganan Gempa, Jokowi Terbang ke Palu Besok Presiden Joko Widodo. (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) direncanakan meninjau langsung, penanganan bencana alam pasca gempa dan tsunami yang terjadi di Palu dan Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, dalam konferensi pers yang digelar di kantor BNPB, Pramuka, Jakarta Timur, Sabtu (29/9).

"Presiden Jokowi akan berangkat ke Palu besok (Minggu, 30 September 2018) untuk meninjau langsung penanganan pasca gempa dan Tsunami," kata Sutopo.


Namun Sutopo tidak menyebut secara rinci, perihal kegiatan yang akan dilakukan Jokowi. Termasuk wilayah mana saja yang akan disambanginya.

Terkait dengan kondisi di Sulawesi Tengah hingga siang hari ini, Sutopo melanjutkan, masih terjadi gempa susulan sebanyak 131 kali pasca gempa besar yang terjadi pada Jumat (28/9).


Namun hanya lima gempa saja yang paling terasa guncangannya.

"Gempa masih berlangsung sebanyak 131 kejadian gempa susulan hingga pukul 15.00 WIB, namun yang dirasakan sebanyak lima kali," kata Sutopo.

Sutopo mengatakan, gempa susulan wajar terjadi setelah gempa berskala besar terjadi di suatu wilayah. Ini merupakan proses penyesuaian daratan.

BNPB, Sutopo melanjutkan, mengimbau masyarakat agar mengungsi dan tidak berada di dalam rumah.

Meskipun warga merasa tempat tinggalnya masih cukup kuat, namun sedianya selalu siaga jika terjadi gempa susulan dengan berlari menuju tanah yang lapang, agar terhindar dari retuntuhan bangunan.

BNPB juga meminta masyarakat korban bencana alam bersabar. Pemerintah memastikan akan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak bencana alam.

"Kami imbau masyarakat bersabar, pasti pemerintah berikan bantuan untuk pengungsi, baik korban bencana Palu ataupun di lombok," kata dia.


Sebelumnya, gempa bumi terjadi di Kabupaten Donggala dan berdampak tsunami di Kota Palu pada Jumat (28/9).

Hingga Sabtu (29/9) pukul 13.00 WIB, BNPB mencatat sebanyak 384 orang meninggal dunia. Seluruh jenazah tersebar disejumlah rumah sakit.

Rinciannya:
1. RS. Wirabuana PALU = 10 orang
2. RS. Masjid Raya = 50 orang
3. RS. Bhayangkara = 161 orang
4. S Pantoloan Induk = 20 orang
5. Kayumalue Pajeko = 2 orang
6. RS. Undata Mamboro Palu = 141 orang

Sedangakn warga yang mengalami luka berat sebanyak 540 orang. Mereka berada di sejumlah rumah sakit. Rinciannya:
1. RS. Woodward Palu = 28 orang
2. RS. Budi Agung Palu = 114 orang
3. RS. Samaritan Palu = 54 orang
4. RS. Undata Mamboro Palu = 160 orang
5. RS Wirabuana = 184 orang

Sementara itu, sebanayak 29 orang masih dinyatakan hilang.

Sutopo mengatakan, jalur komunikasi di Kabupaten Donggala hingga Sabtu siang masih terputus akibat kejadian tersebut.

BNPB belum bisa memperkirakan kerugian atas peristiwa itu.

Upaya penangan dan pencarian korban, kata Sutopo, masih terus dilakukan. Ia memperkirakan, jumlah korban masih akan terus bertambah.

(agr/asa)