Rizieq Ajak Nobar PKI, Sebagian Jemaah Memilih Pulang

Tim, CNN Indonesia | Minggu, 30/09/2018 02:04 WIB
Rizieq Ajak Nobar PKI, Sebagian Jemaah Memilih Pulang Sebagian dari ribuan orang yang menghadiri acara doa bersama di Monas, Sabtu (29/9), memilih pulang ke rumah meski ada imbauan dari Rizieq Shihab untuk mengikuti acara nobar film G30S PKI. (CNN Indonesia/ Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Acara "Doa untuk Keselamatan Bangsa" yang digelar FPI DKI Jakarta di Monumen Nasional (Monas), Sabtu (29/9) malam, ditutup dengan nonton bareng alias nobar film G30S/PKI. Namun sebagian jemaah tak antusias mengikuti acara terakhir itu dan memilih kembali ke rumah masing-masing.

Acara nobar film G30S PKI merupakan perintah langsung dari Imam Besar FPI Rizieq Shihab lewat pesan suara yang diputarkan sesaat sebelum nobar.

"Maka saya serukan pada umat Islam, malam ini atau besok di mana-mana putar kembali film G30S/PKI agar generasi muda kita yang selama ini tidak tahu, mereka jadi tahu bahaya PKI," ucap Rizieq dalam rekaman suara tersebut.


Tak lama setelah seruan itu panitia langsung memutarkan film berjudul Penumpasan Pengkhianatan G30S PKI karya Arifin C. Noer. Adalah Subhan Amir, Ketua Bidang Jihad FPI, yang menyiapkan film tersebut.

Subhan berkata ingin anak muda tahu ada pihak yang pernah coba mengganti ideologi Indonesia.

"Saya sendiri penanggungjawab pemutaran film ini. Ganyang, ganyang, ganyang PKI. Ganyang PKI sekarang juga," ucap Subhan menirukan nada lagu anak-anak Menanam Jagung.

Seruan Rizieq dan Subhan tidak digubris. Sebagian besar jemaah memilih untuk pulang karena waktu sudah menunjuk pukul 00.00 WIB. Hanya sebagian kecil yang masih bertahan dan menonton film tersebut.

Kepulangan sebagian massa menyebabkan kawasan di sekitar Monas menjadi macet. Massa yang diklaim berjumlah 200 ribu orang itu tumpah ruah ke jalan sekitar Gambir sehingga mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas.

Di jalan Silang Merdeka di depan pintu keluar acara, kemacetan terjadi karena para jemaah berjalan kaki menuju kendaraan yang diparkirkan.

Selain itu terjadi kepadatan di jalan Merdeka Timur yang diakibatkan kapasitas jalan tidak mampu menampung volume kendaraan.

Acara doa bersama di Monas ini dihadiri sejumlah tokoh agama dan politikus. Para tokoh agama yang hadir antara lain ustaz Abdul Somad, Ketua Umum FPI M Shobri Lubis, Imam FPI DKI Jakarta Muchlis Alatas.

Sementara beberapa elite politik juga hadir di antaranya Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Mujani, Wakil DPR Fadli Zon dan Titiek Soeharto. (jnt/wis)