FOTO : Perumnas Balaroa Amblas Ditelan Likuifaksi

Adhi Wicaksono, CNN Indonesia | Senin, 01/10/2018 19:49 WIB

Palu, CNN Indonesia -- Perumnas Balaroa menjadi salah satu titik terparah akibat gempa 7,4 SR yang mengguncang kota Palu. Sekitar 900 rumah amblas karena likuifaksi.

Perumnas Balaroa di Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah, amblas pasca-rangkaian gempa yang terjadi Jumat (28/9) petang. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Hampir seluruh rumah di kompleks yang dihuni sekitar 900 kepala keluarga ini hancur dan amblas hingga 20 meter.  (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Liquefaction sendiri merupakan fenomena likuifaksi tanah yang kaku kemudian berubah menjadi gembur sehingga muncul ke permukaan dalam bentuk lumpur akibat tekanan gempa. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Lumpur ini disebut BNPB sama berbahayanya dengan gempa itu sendiri, sebab lumpur yang muncul di bawah permukaan gedung bisa menyebabkan bangunan rubuh hingga hanyut. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Dewan penasehat Ikatan Ahli Geologi Indonesia Rovicky Dwi Putrohari menjelaskan likuifaksi terjadi karena adanya getaran gempa, bukan karena tsunami.(CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Untuk terhindar dari likufaksi, ia mengatakan biasanya lapisan tanah yang berupa pasir dikeringkan sebelum membuat bangunan di atasnya. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Tim Basarnas bersama warga mengevakuasi beberapa korban gempa yang masih terjebak reruntuhan puing bangunan di Balaroa. Banyak korban yang terjebak di kubangan dan reruntuhan sehingga sukar dievakuasi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Diperkirakan ratusan hingga ribuan orang masih tertimbun di reruntuhan bangunan, menjadikan Balaroa salah satu titik terparah gempa Palu. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Menurut saksi mata, sebelum terjadi likuifaksi, ada semburan air yang sangat tinggi muncul di Balaroa setelah terjadinya gempa 7,4 SR. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
BNPB menyatakan, proses identifikasi belum bisa dilakukan di perum Balaroa karena kondisi yang sangat parah.  (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)