Menurutnya, Fadli harus bertanggung jawab karena hoaks telah meracuni pikiran masyarakat.
"Pimpinan tidak bisa berlindung di balik UU MD3, termasuk (hoaks) sesuatu yang meracuni pikiran rakyat. Ya seharusnya Pak Fadli Zon bertanggungjawab terhadap hal tersebut," ujar Hasto di Rumah Cemara, Jakarta, Jumat (5/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas tindakan yang dilakukan Fadli dan koleganya di Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, kata dia, telah menjadikan kebohongan Ratna menjadi isu nasional.
"Bangsa ini perlu energi positif untuk melakukan recovery atas beberapa bencana yang terjadi di Lombok, Palu, dan Donggala. Harusnya sebagai pemimpin punya tanggungjawab ke sana," ujarnya.
Sebelumnya, Fadli mengklaim sebagai Wakil Ketua DPR bertanggung jawab untuk merespon dugaan penganiayaan yang dialami oleh Ratna. Sehingga, ia merasa menjadi korban penipuan ketika penganiayaan yang dialami oleh Ratna adalah kebohongan.
Fadli juga telah dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR karena perbuatannya menyebarkan hoaks penganiaayaan Ratna. Namun, Fadli menegaskan tidak pelanggaran yang dia lakukan, dan mempersilakan MKD memeriksanya.