BNPB: Korban Tewas Gempa Palu Bertambah Jadi 1.763 Orang

Tim, CNN Indonesia | Minggu, 07/10/2018 14:32 WIB
BNPB: Korban Tewas Gempa Palu Bertambah Jadi 1.763 Orang Gempa Palu menewaskan 1.736 orang hingga Minggu (7/10). (CNN Indonesia/Martahan Sohuturon)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut jumlah korban meninggal akibat bencana gempa dan tsunami Palu, Sulawesi tengah telah mencapai 1.763 orang.

"Jumlah korban sampai hari ini pukul 13.00 WIB mencapai 1.763 orang meninggal dunia," kata Kepala Pusat Data, Informasi, danHumasBNPBSutopoPurwoNugroho, digedungBNPB,Jakarta, Minggu (7/10).

Jumlah ini bertambah dari perkiraan korban meninggal pada Sabtu (6/10) kemarin sebanyak 1.649 orang.

Sutopo merinci, korban meninggal paling banyak ada di Palu, Sulteng, dengan jumlah 1.519 orang. Selain itu, korban tewas di Donggala mencapai 159 orang, Sigi 69 orang, Parigi Mutong 15 orang, dan Pasangkayu satu orang.


"Palu paling banyak karena tsunami dan masih banyak juga yang tertimbun," katanya.


Dari 1.763 korban meninggal, 1.755 di antaranya telah dimakamkan secara massal yakni di TPU Paboya sebanyak 753 jenazah, TPU Pantoloan 35 jenazah, serta pemakaman keluarga sebanyak 923 jenazah, di Donggala 35 jenazah, Biromaru delapan jenazah, dan Pasangkayu satu jenazah.

"Sementara korban yang luka berat akibat gempa dan tsunami saat ini mencapai 2.632 orang," katanya.

Selain korban luka, lanjut Sutopo, petugas juga masih terus mencari korban hilang maupun tertimbun akibat gempa dan tsunami. Tercatat ada 265 korban hilang dan 152 orang yang tertimbun. (pris/agi)