Laporan terhadap Fadli, Selasa (9/10) dilayangkan Jack Boyd Lapian dari Banteng Network.
Jack mengatakan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu turut bertanggung jawab dalam drama kabar bohong Ratna Sarumpaet.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jack melaporkan Fadli dengan pasal penyebaran berita bohong yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Bukti yang dipakai oleh Jack adalah tangkapan layar (screenshot) cuitan Fadli di Twitter dan pernyataan Fadli yang termuat di media daring.
Ratna Sarumpaet telah ditetapkan sebagai tersangkan penyebaran berita bohong. (CNN Indonesia/Bimo Wiwoho) |
"Artinya setelah saya lihat Mbak Ratna ini curhatnya sama Fadli. Setelah curhat sama pak Fadli, mungkin baru dipertemukan dengan Pak Prabowo, sehingga keluar lah press conference," imbuh Jack.
Selain Fadli, Farhat melaporkan 16 politikus lainnya, termasuk capres Prabowo Subianto, ke Bareskrim Polri terkait kasus kebohongan Ratna Sarumpaet pada Rabu (3/10) lalu.
Rombongan Farhat Abbas menganggap ke-17 orang tersebut bertanggung jawab dalam menyebarkan berita bohong yang akhirnya dianggap merugikan Jokowi.
"Yang kami laporkan berkaitan dengan konspirasi dan permufakatan jahat, fitnah Ratna Sarumapet dirinya seolah-olah didzolimi," kata Farhat.
Ratna Sarumpaet mengaku telah berbohong kepada publik. Dia tidak pernah dianiaya. Foto wajahnya yang lebam merupakan hasil operasi plastik. polisi telah menetapkan Ratna sebagai tersangka kasus penyebaran hoaks.
Polisi menangkap Ratna saat hendak terbang ke Chile, pekan lalu. Kini Ratna mendekam di Mapolda Metro Jaya.
Ratna Sarumpaet telah ditetapkan sebagai tersangkan penyebaran berita bohong. (CNN Indonesia/Bimo Wiwoho)